Minggu, 07 Mei 2017

PEMAKAMAN ISLAM


Meski menjadi salah satu orang terkaya, pemakaman Raja Arab Saudi Abdullah yang meninggal pada Jumat pagi dilakukan secara sederhana.
Jenazah Raja abdullah dimakamkan secara sederhana tanpa batu nisan mewah bertuliskan namanya di sebuah pemakaman umum di Riyadh pada Jumat sore, 24 Januari 2015. Tidak ada penghormatan atau pun tangisan dari para pejabat dan rakyatnya.
Meskipun Raja Abdullah populer di kalangan rakyatnya, tidak ada acara turun ke jalan-jalan kota untuk memperingati kematiannya.
Kantor-kantor pemerintah beroperasi normal seperti biasanya. Mereka tutup pada hari Jumat dan Sabtu yang merupakan hari libur reguler. Mereka akan buka seperti biasa pada hari Minggu.
Setelah salat Azhar, jenazah Raja Abdullah di bawa ke masjid dengan ambulans untuk disalati. Setelah itu, jenazahnya diangkat ke pemakaman oleh saudara laki-laki Abdullah. Pemakaman Abdullah dihadiri oleh jajaran pemimpin muslim, para pangeran, ulama dan pengusaha Arab.
Seperti pendahulunya, Abdullah dan saudara-saudaranya yang telah meninggal dimakamkan di makam yang tidak bertanda. Jadi, tidak semacam monumen untuk Abdullah. 
Tubuh Raja Abdullah lantas dibawa ke Masjid Imam Turki bin Abdullah di Riyadh untuk dishalatkan. Ikut melakukan shalat jenazah tersebut adalah Raja baru Saudi, Salman, Putra Mahkota Pangeran Muqrin, Wakil Putra Mahkota Mohammed bin Naif dan seluruh anggota keluarga kerajaan serta para pemimpin dan delegasi dari seluruh dunia.
Menjadi imam dalam shalat jenazah tersebut adalah Mufti Saudi Sheikh Abdul Aziz Alu Sheikh. Shalat gaib untuk Raja Abdullah juga dilakukan di Masjidil Haram, Mekkah, diikuti oleh ribuan jemaah.
Raja Salman juga memerintahkan shalat gaib dilakukan di seluruh masjid di Kerajaan Arab Saudi usai shalat magrib.

Usai dishalatkan, jenazah Abdullah dibawa menggunakan mobil berwarna hitam ke pemakaman Al-Oud untuk dibaringkan ke peristirahatannya terakhir. Jasad Abdullah diturunkan ke liang lahat dan ditimbun tanah berpasir.

Kuburan itu pun jauh dari kata mewah. Tidak ada nisan bertuliskan namanya, hanya dua batu yang menandai bahwa seseorang dikuburkan di situ.
Puluhan ribu orang diperkirakan akan menghaturkan belasungkawa pada keluarga kerajaan Saudi, berdatangan dari seluruh dunia. Bagi tamu wanita akan disambut istri-istri dan putri-putri raja.

Tidak ada batu nisan bernamakan dirinya di makam Raja Arab Saudi Abdullah. (Reuters/Faisal Al Nasser)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar